Terminologi munafik tidak bisa sembarang divoniskan pada seseorang

Terminologi munafik tidak bisa sembarang divoniskan pada seseorang, meski ciri2nya sudah jelas seperti “suka berbohong, tidak menepati janji,tidak amanah” “. Dalam Alqur an dan sejarah Islam seseorang dinyatakan munafik adalah jelas waktunya, yaitu bila “dalam kondisi perang!”. Munafik dalam bahasa modern adalah “penghianat”, dan penghianat dalam perang hukumannya adalah mati.

Status keagamaan munafik adalah lebih buruk dari kafir itu sendiri karena dia berada berada dalam aliran darah,sementara kafir yg menjadi musuh dalam perang tersebut adalah dalam posisi ber hadap2an dan karenanya lebih mudah hitung2annya dibanding menghadapi munafikun itu sendiri.

Dizaman yg lebih kontemporer ada cerita dalam perang salib (1096 -1209), seorang menteri besar Mesir bernama Sawar ygb menjalin kerja sama dengan tentara salib ( crusader) ,membocorkan rahasia kepada raja Almeric dari kerajaan salib di yerusalam. Dan Sawar akhirnya dihukum mati. Pertanyaannya kemudian apakah situasi pertentangan antara Ahok dengan muslim saat ini bisa disebut perang atau tidak? Jawabannya adalah” perang!”.

Meski tentu bukan perang fisik ,tapi yg terjadi adalah perang opini, perang telah terjadi pula dibidang hukum, bahkan perang telah sampai ke parlemen dalam bentuk usulan hak angket. Masyarakat telah terbelah dalam perang ini. Tergambar dalam hasil pilkada DKI putaran pertama ,dimana golongan kristen dan etnik cina mutlak memilih Ahok sementara muslim terpecah dua karena ada orang2 munafik yg memilih Ahok.

Gelombang aksi damai 212, kriminalisasi ulama, operasi tangkap tangan kepada pejabat publik yg muslim bertepatan ketika mereka sedang berhubungan dengan kolega bisnisnya yg non muslim, laporan Edward Suryawijaya terhadap Sandiaga Uno oleh yg Cina non muslim menjelang pilkada DKI putaran kedua ,adalah bukti adanya peperangan ini. Soal tidak menyolatkan zenazah munafikun jelas ayat dan asbabun nuzulnya dalam Alquran..yg menjadi kewajiban setiap muslim (fardhu kifayah) adalah menguburkan jenazah dan bukan menyolatkan tidaknya.

Bila muslim kalah dalam perang ini kemungkinan yg akan terjadi di DKI antara lain : perdagangan miras dilegalkan, pelajar SMA dilarang memakai jilbab, pelacuran dilegalkan seperti yg terjadi saat ini di hotel alexsis, pemotongan hewan qurban hanya boleh di tempat pemotongan hewan dan tidak boleh dilakukan di sekolah2.

Sinyalemen ini bukanlah hisapan jempol belaka karena telah dilakukan Ahok sebelumnya ketika menjadi gubernur dan banyak mendapat protes dari kalangan muslim Jakarta. Bahkan Rahmat Gobel yg melarang miras dijual di toko2 eceran DKI dicopot dari jabatannya sebagai menteri perdagangan. Sepeda man

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *