CHINA ATAU TIONGHOA?

Saya tidak tau kapan mulai persisnya orang China disebutnya dengan panggilan Tionghoa. Tapi yg jelas terjadinya di era orde baru , kemungkinan dimaksudkan untuk memperhalus kata…”Loh!!.. kenapa harus di perhalus?”. Karena CHINA adalah sejarah buruk sejarah Indonesia.

Di zaman Belanda mereka sebagai antek dan berseberangan dengan kaum pergerakan kemerdekaan, misal dalam sumpah pemuda 1928 tidak ada yg namanya barisan yong China, sementara di pihak lain ada yong Arab, yong Ambon, yong betawi, yong sumatera..dst. Ketika pemberontakan G30s/PKI mereka sebagai penyokong utama dengan organisasi2 mantel PKInya ,seperti BAPERKI dan BTI.

Di era orde baru mereka menjadi perampok2 uang negara, salah satunya adalah Edi Tamsil. Dizaman orde lama dan orde baru telah banyak dibuat peraturan untuk membatasi ruang gerak mereka. Tapi kini di era reformasi khususnya era Jokowi ,bendungan itu telah jebol. China bukan saja telah menguasai ekonomi tapi juga merambah ke dunia politik. “China adalah China !!.” .

Mereka punya sejarah buruk dengan negeri ini. Dan sekarang atas dukungan kekuasaan, mereka yg terikat dengan negara leluhurnya (RRC )yg komunis..mulai akan menjadi warga negara kelas dua seperti yg pernah terjadi di zaman Belanda😢, dengan mengangkangi kaum pribumi yg malang itu.

Jadi ketika kita bicara tentang China,maka kita tidak hanya sekedar bicara tentang etnik atau kultur kulinernya. Tetapi yg sedang kita bicarakan sesungguhnya adalah sebuah katakter buruk China dalam sejarah. Yaitu sebagai katakter penjilat ketika lemah dan menjadi penghianat ketika kuat .

Kepiawaiannya berperilaku penjilat menyebabkan pejabat suka padanya..dan akhirnya pejabatpun lebih suka berurusan dengan china ketimbang pribumi yg dianggap medit itu. China sebagai individu yg baik (Tionghoa)tentu tidak ada kaitannya dengan karakter china. Karakter china adalah orang china yg berkarakter buruk dalam sejarah seperti yg telah digambarkan diatas. Dizaman orde baru terkenal sindiran kepada karakter ini “owe ga perlu jadi presiden yg penting owe bisa ngatur prediden!. Sekarang mari kita bicara beda china ktisten dan china budha .

Kristenisasi di Indonesia terjadi sejak Belanda datang ke Indonesia tahun 1619. Untuk meramaikan Batavia ketika itu, maka seperti yg dikatakan oleh sejarah , Belanda mendatangkan orang2 China daratan ke Batavia untuk menghidupkan perekonomian,karena orang2 China dianggap ulet dan akhli di bidang perdagangan dan pertukangan. Mereka tinggal di dalam benteng kota Batavia bersama penduduk Belanda dan pribumi (betawi, bali,bugis, cirebon ,banten).

Sampai tahun 1740 penduduk China di dalam benteng telah mencapai lebih separuh dari jumlah penduduk yg berjumlah 30.000 jiwa, belum lagj yg tinggal diluar benteng seperti di grogol,pasar senen atau lainnya. Ada kekecewaan Belanda yg luar biasa terhadap orang2 china ketika itu, karena kampanya mereka untuk mengkristenkan orang2 China selalu tidak berhasil karena kuatnya tradisi keagamaan orang2 China tersebut.

Padahal setiap hari mereka menawarkan kristen kepada mereka baik yg ditawarkan di jalan2,dipasar maupun dor to dor. Tetapi sejauh itu keinginan Belanda untuk mengkristenkan orang2 China di dalam Benteng tidak pernah berhasil, bahkan banyak orang China yg kemudian menjadi mualaf ketika mereka keluar benteng ,baik karena perkawinan maupun faktor lain. Kebencian terhadap China tersebut mencapai puncaknya ketika tahun 1740 Orang China melakukan pemberontakan diluar benteng, yg disusul kemudian dengan pembantaian didalam benteng.

Karena itu ketika Belanda mulai membantai China dengan mengerahkan pribumi ,maka kesempatan tersebut dijadikan kesempatan emas untuk mengkristenkan China secara paksa. Bahasa Belanda hanya dua kata ketika itu” masuk kristen atau di bunuh!”. Orang China yg masuk kristen menjadi aman dan kemudian didoktrin “benci Islam dan pribumi!”:. Disinilah bisa kita lihat bedanya antara China kristen dan Budha.

China kristen akibat doktrin yg turun menurun tersebut,maka perilakunya sangat militan, agresip membenci islam sampai sekarang, dibandingkan dengan yg beragama budha. Salah satu contoh besarnya adalah Ahok sang “penista Islam”. Didalam dadanya sudah terlalu penuh sesak kebencian terhadap Islam sehingga akhirnya meletus.. menyusul dimuntahkannya kata2 kebencian tersebut di pulau seribu dan juga pada kesempatan2 lainnya ketika dia menjadi Gubernur DKI. “Sekarang terbukalah mata umat , bahwa di republik miliknya ini, mereka dikepung oleh kebencian terhadap Islam yg semodel Ahok”, tapi umat tidak menyadarinya! . Mereka dengan kekuatan uangnya menggunakan kekuasaan formal untuk menjalankan musinya tersebut agar umat islam tetap dipinggiran dalam dunia politik Indonesia.

Kampanye hitam Ahok memfitnah umat islam yg viral sekarang ini ,adalah bagian tak terpisahkan dari pikiran negatip orang china terhadap islam pasca trauma 1740. Orang china ternyata tidak menyalahkan Belanda yg membantai mereka, tapi menyalahkan pribumi yg muslim.cerita itu diturunkan turun temurun tentang kejahatan orang2 kampung.

Menyusul juga kemudian banyak kerusuhan2 yg terjadi akibat oknum2 china yg bergesek dengan rakyat dari kalangan bawah,dari mulai dengan tukang beca sampai pembantu rumah tangga. Legitimasi itu diperkuat lagi ketika peristiwa 19998. Katanya ketika itu ada komunitas china yg di perkosa , menyebabkan banyak dari kalangan mereka yg eksodus ke luar negeri. Peristiwa yg katanya ada pemerkosaan itu sampai sekarang masih misterius , karena katanya sambil memperkosa si pemerkosa meneriakkan takbir.

Sesuatu yg tidak mungkin dilakukan oleh umat Islam .bukan!? Tapi itu sungguh terjadi!.lalu siapa yg melakukannya? Jawabannya hanya secuil informasi saya dapatkan. Yaitu Sekitar dua hari dari kerusuhan 1998 ,ada puluhan pemuda sehabis mabok2 dimalam hari yg mayatnya mengapung di salah satu sungai di lampung , telapak tangannya semua sudah dikelupas. Berita tersebut di muat di koran2 nasional.. Tapi siapa yg perduli dengan berita tersebut.

Hanya operasi inteljenlah yg bisa tega melakukan hal seperti itu, untuk menghilangkan jejak. Umat Islam ini di tahun 1998 telah difitnah secara keji!..dan fitnah itu secara keji pula ingin ditegaskan oleh Ahok melalui pesannya di youtube yg viral sekarang ini. “Ahok sedang memamerkan kebenciannya terhadap islam yang tidak pernah bertepi!”. ~Sepeda man~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *